Wed. Feb 26th, 2020

Warta5.com

cerdas mewartakan

RANITA UIN Jakarta Kirim Relawan ke 3 Lokasi Bencana

2 min read

[ A+ ] /[ A- ]

JAKARTA – Bencana alam yang terjadi hampir bersamaan; seperti erupsi Gunung Agung di Bali, Banjir Pacitan dan Yogyakarta, memanggil jiwa kemanusiaan organisasi mahasiswa yang fokus di bidang kemanusiaan, KMPLHK RANITA UIN Syarif Hidyatullah Jakarta, untuk turut menjadi relawan dan menggalang donasi.

Seperti disampaikan Wildan, Ketua KMPLHK RANITA, kepada KBK, Kamis (7/12/2017), pihaknya menurunkan relawan ke tiga lokasi bencana tersebut, Jumat (1/12/2017).

“Di sana (lokasi bencana-Red) Relawan RANITA mendirikan posko bencana dan di Kampus UIN kita mendukung relawan dengan menghimpun dana untuk pemenuhan kebutuhkan di lokasi bencana,” terang Wildan.

Informasi dari lapangan, lanjut Wildan, di wilayah Nawangan Pacitan mengalami pemadaman listrik selama beberapa hari sejak banjir dan longsor melanda, akses ke wilayah Pacitan sulit dilalui, beberapa alat berat dikerahkan untuk membuka akses bantuan ke wilayah yang terisolir. Kebutuhan mendesak untuk saat ini adalah air bersih, alat masak, pampers dewasa.

Di Bali, Tim RANITA membuka posko di wilayah Babandem Karangasem. Di sana, tim RANITA bergerak bersama BPBD, dan NGO lain dan berkoordinasi terkait kebutuhan di posko pengungsian.

Menurut data yang didapat di lapangan, aktivitas gunung Agung sudah turun, dari segi kegempaan, dan tremor. Meskipun demikian, warga di sekitar gunung Agung dihimbau untuk tetap waspada.

“Kebutuhan mendesak di posko Bali adalah karpet, makanan bayi, MCK, dan beras,” ujar Wildan.

Tim RANITA di Yogyakarta, melakukan assessment di beberapa wilayah seperti di Bantul, kota Yogyakarta, Gunung Kidul, dan Kulon Progo.

“Menurut hasil analisis tim di lapangan saat ini di Yogyakarta bantuan logistic sudah terpenuhi, dan tim RANITA bergeser ke wilayah Wonogiri. Kebutuhan mendesak saat ini adalah selimut, makanan bayi, dan tenda,” terang Wildan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.