Mon. Jul 22nd, 2019

Warta5.com

cerdas mewartakan

Ciamis Status Darurat 7 Hari

1 min read

[ A+ ] /[ A- ]

CIAMIS – Bupati Ciamis Drs. Iing Syam Arifin sudah menetapkan status darurat untuk 7 hari ke depan mengingat banyaknya kerusakan rumah di wilayahnya akibat gempa yang berpusat di Tasikmalaya,  Jumat malam (15/12/2017).

Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  Ciamis,  bersama Tagana Dinas Sosial,  Kepolisian dan relawan sudah mendirikan Posko Pengungsi yang membuka layanan Dapur Umum,  Layanan Kesehatan, Tenda Pengungsian di Desa Ciparakan,  RT06 RW03 Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis,  depan Masjid Al Hidayah.

Seperti diutarakan salah seorang staf BPBD Ciamis,  Jajang,  di Ciamis  terdampak 17 kecamatan dengan data sementara 667 rumah rusak,  berat dan ringan.

“Sampai saat ini laporan korban dan rumah rusak masih terus masuk,” ungkap Jajang.

Sementara itu,  Direktur Disaster Management Center Dompet Dhuafa (DMC DD),  Syamsul Ardiansyah langsung bertolak ke Ciamis,  seusai menyerahkan instalasi pemanenan hujan,  untuk warga Desa Kalijaga,  Harjamukti,  Cirebon.

HUNTARA

Kepada KBK Syamsul menjelaskan,  setelah melihat kondisi korban gempa di Desa  Sukahurip, Ciparakan, Ciamis Ia berpendapat,  persoalan pangan  kayaknya tidak masalah karena tidak ada akses yang terputus.  Meskipun di Posko Induk Ciamis,  stok logistik sementara hanya cukup untuk dua hari.

“Karena kebanyakan rumah penduduk tak layak huni,  yang dibutuhkan adalah hunian sementara sampai rumah mereka dibangun kembali,  ” terang Syamsul.

Saat ini di Posko Induk Ciamis BPBD mendirikan 4 tenda:  dua untuk pengungsi, satu tenda untuk dapur umum dan satu tenda layanan kesehatan.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.