Wed. Feb 26th, 2020

Warta5.com

cerdas mewartakan

Gempa Landa Pesisir Jawa, Peringatan Dini Tsunami Diumumkan

1 min read

[ A+ ] /[ A- ]

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan, gempa pertama terjadi pada Jumat, (15/12) sekitar pukul 23.04 WIB dengan kekuatan 4,5 SR yang berlokasi di 7,29 Lintang Selatan (LS), 106,69 Bujur Timur (BT) 48 km Barat Daya Kota Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 50 km.

Kemudian disusul gempa berdurasi sekitar satu menit terjadi pada pukul 23.47 WIB dengan kekuatan 6,7 SR yang berlokasi di 8,08 LS, 108,038 BT dengan kedalam pusat gempa 68 km.

Gempa juga berbarengan dengan beberapa wilayah di Jabar lainnya seperti di Garut serta Jawa Tengah dan DIY dengan kekuatan 7,3 SR.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data sementara dampak gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) yang berpusat di Tasikmalaya pada Jumat (15/12) malam, yang mencatat satu orang meninggal dunia di Ciamis.

Korban meninggal atas nama Hj. Dede Lutfi berusia 62 tahun di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang juga dua orang lainnya luka-luka akibat tertimpa bangunan roboh, demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu dini hari.

Di Kabupaten Pangandaran terdapat tiga rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran dan Kecamatan Sidamulih.

Di Banyumas terdapat enam rumah rusak berat dan kerusakan di RSUD Banyumas menimbulkan tembok retak dan evakuasi pasien ke luar bangunan.

Di Kebumen terdapat dua orang luka-luka tertimpa rumah roboh, kemudian satu rumah roboh di Kecamatan Ajibarang Banyumas dan satu orang luka-luka tertimpa bangunan roboh di Kota Pekalongan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, memastikan hingga Sabtu pukul 01.15 WIB peringatan dini tsunami di bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta masih belum diakhiri.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.