Dompet Dhuafa Periksa Kesehatan Reproduksi Ratusan Wanita dari Kelompok Marjinal Purwokerto

[ A+ ] /[ A- ]

PURWOKERTO – Ratusan wanita dari kalangan marjinal seperti gelandangan, pengemis dan wanita pekerja seks (WPS) di Purwokerto mendapat layanan pemeriksaan kesehatan reproduksi; kanker mulut rahim (Serviks) dan payudara (Mamae), gratis dari Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa, Purwokerto, Jawa Tengah.

Selain pemeriksaan kesehatan reproduksi tersebut juga dilakukan pemeriksaan kesehatan umum seperti pemeriksaan tensi, gula darah, asam urat dan kolesterol, Ahad (25/3/2018).

Kegiatan ini merupakan rangkaian Roadshow Charity Run Fest For Awarness And Prevention “Cancer Fighter”, yang diadakan Dompet Dhuafa dan PTTEP (Perusahaan Minyak Thailand) yang dimulai November 2017 di Jakarta.

“Dari ratusan yang diperiksa diduga ada 3 ibu-ibu yang dikhawatirkan terkena kanker serviks dan 1 kanker payudara. Mereka akan kita dampingi untuk pengobatan lanjutan,” jelas Titi Ngudiati, Direktur LKC Dompet Dhuafa Purwokerto kepada KBK, Ahad, seusai pemeriksaan kesehatan tersebut.

Dikatakan Titi, peserta pemeriksaan dijemput dengan ambulan dari kampung mereka ke LKC Dompet Dhuafa, tempat pemeriksaan dilaksanakan. Setelah usai pemeriksaan mereka antar kembali.

“Untuk koordinasi peserta dilaksanakan kerjasama dengan Pos Sehat Nasrullah LKC Dompet Dhuafa Purwokerto yang ada di kampung Sri Rahayu, Purwokerto. Pos Sehat tersebut, beroperasional setiap Rabu,” terang Titi.

Kenapa harus dilaksanakan di Gedung LKC Dompet Dhuafa? Karena tidak ada tempat pemeriksaan yang tepat di sekitar Sri Rahayu di mana komunitas kaum marjinal itu berada.

“Di sana memang ada pos sehat Nasrullah, tapi tidak memadai untuk pelaksanaan pemeriksaan. Dinkes pun menyarankan untuk diadakan ditempat layanan kesehatan, ” ujar Titi.

Pemeriksaan dini kanker serviks dan payudara kali ini di LKC Dompet Dhuafa Purwokerto, dibantu tenaga medis dan peralatan dari LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat. Tim medis yang turun adalah Bidan Eka, Bidan Aam, Bidan Yuyun bersama dr. Lydia, ditambah tim pendukung Salim dan Kusnandar.

Dalam penutupan Road show Roadshow Charity Run Fest For Awarness and Prevention “Cancer Fighter” ini turut hadir Manager Kesehatan Dompet Dhuafa Sifing Lestari, S.Kp., dan General Manager Kesehatan dr. Rosita Riva’i.

Charity Run Fest

Dokter Rosita menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari Charity Run Fest 2017, yang diadakan Dompet Dhuafa dan PTTEP di Jakarta 19 November 2017 lalu.

Kegiatan meraton yang diikuti 2.000 peserta saat itu, lanjutnya, digelar dalam rangka merayakan Milad Gerai Sehat Rorotan, Jakarta Utara yang kedua.

Gerai Sehat Rorotan merupakan pelayanan kesehatan cuma-cuma untuk dhuafa yang dipersembahkan PTTEP dan Dompet Dhuafa.

“Sumbangan yang terhimpun dari lari merathon tersebut, digunakan untuk kampanye dan gerakan anti kanker serviks di Jakarta, Jawa Barat, NTT dan terakhir di Purwokerto Jawa Tengah,” ungkap dr. Rosita.

Ia juga menjelaskan kenapa Dompet Dhuafa memilih melakukan kampanye anti kanker serviks dan mamae. Alasannya, karena banyak wanita Indonesia yang terkena kanker mulut rahim. Apalagi kelompok marjinal yang berkerja sebagai WPS sangat rentan dan berisiko terkena penyakit mematikan tersebut.

“Kanker serviks adalah penyakit pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. Tiap hari di Indonesia ada 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks dan 20 wanita meninggal karena kanker serviks,” pungkas dr. Rosita. – KBKNews