Tue. Sep 17th, 2019

Warta5.com

cerdas mewartakan

PBB dan OKI Desak India Hentikan Kekerasan di Kashmir

1 min read

Tentara India berjaga di Kashmir. Foto: Anadolu

[ A+ ] /[ A- ]

JENEWA – India didesak untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia di Jammu dan Kashmir. Desakan itu datang dari lebih dari 50 negara di PBB dan anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), mendesak

“Memburuknya hak asasi manusia dan situasi kemanusiaan di Jammu dan Kashmir, terutama setelah keputusan yang diambil pada 5 Agustus 2019, membutuhkan perhatian mendesak Dewan Hak Asasi Manusia dan mekanisme hak asasi manusia,” kata negara-negara itu dalam pernyataan bersama, Selasa (10/9/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi berbicara kepada Dewan HAM PBB di Jenewa.

“Konsisten dengan Piagam PBB, resolusi Dewan Keamanan dan standar hak asasi manusia dan hukum internasional, masyarakat internasional harus meminta: Penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia yang mendasar bagi rakyat Jammu dan Kashmir yang dikelola India, terutama hak untuk hidup, kebebasan dan keamanan,” bunyi pernyataan bersama itu.

Negara-negara mendesak pencabutan jam malam dengan segera, mengakhiri pembatasan komunikasi dan pembebasan tahanan politik di Jammu dan Kashmir.

Mereka juga menuntut penghentian segera penggunaan kekuatan yang berlebihan, terutama penggunaan pistol pelet dan akses tanpa hambatan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan media internasional.

Dilansir Anadolu, selain itu, implementasi rekomendasi Kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR), laporan Kashmir dan pembentukan komisi penyelidikan PBB untuk menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia juga menjadi tuntutan bersama.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.