Thu. Dec 12th, 2019

Warta5.com

cerdas mewartakan

Hadapi Musim Dingin, Kondisi Rakyat Gaza Kian Memprihatinkan

1 min read

[ A+ ] /[ A- ]

Jakarta – Serangan Israel di Gaza menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan. Hampir setiap saat ancaman teror datang dari Israel, bahkan aksi damai mereka menuntut kemerdekaan dibalas dengan roket. Pekan lalu, korban berjatuhan dari masyarakat sipil Gaza.

Ketua Ulama Palestina untuk Asia Tenggara Syaikh Dr. Ahed Abul Atha menilai kejahatan Israel melahirkan teror yang semakin membahayakan warga Gaza. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan Spirit of Aqsa, Abul Atha mengungkapkan musim dingin akan tiba dan itu akan membuat warga Gaza kian menderita.

Dikatakannya, ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akan mengalami malam-malam dingin membeku tanpa penghangat dan cadangan makanan yang mencukupi.

Spirit of Aqsa mengajak rakyat Indonesia untuk berempati pada penderitaan rakyat Gaza. Organisasi ini juga meminta masyarakat Indonesia tidak melupakan mereka dan Masjid Al-Aqsha dalam setiap doa
serta ikut bergabung membantu keluarga di Gaza khususnya di program bantuan musim dingin 2019-2020.

Program ini menyediakan berbagai kebutuhan mendesak korban serangan Israel berupa, pakaian dan pangan untuk musim dingin serta biaya medis korban luka serta renovasi rumah-rumah yang terkena dampak serangan.

Program ini juga menyasar tujuan jangka panjang berupa bantuan untuk peserta pembinaan pendidikan generasi Palestina yang digalakkan Spirit of Aqsa, agar mereka bisa bangkit dan menyelesaikan perjuangan meraih keadilan dan perdamaian di Bumi Palestina.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.