Fri. Feb 28th, 2020

Warta5.com

cerdas mewartakan

Sutrisno Bachir: Umat Islam Harus Melompat

1 min read

[ A+ ] /[ A- ]

Bogor – Jika mau jujur, kondisi umat Islam di Indonesia sesungguhnya sangat memprihatinkan. Secara kuantatif adalah mayoritas, tetapi kemiskinan juga bersama mayoritas tersebut. Apalagi jika hal ini diturunkan dalam kondisi masyarakat tani, kebanyakan mereka adalah masyarakat miskin.

Demikian yang menjadi pengantar sambutan yang disampaikan oleh Sutrisno Bachir saat menjadi keynotespeech dalam Muktamar V Serikat Tani Islam Indonesia (STII).

Melihat kondisi itu STII menurutnya harus bisa melakukan lompatan kesejahteraan, bahwa petani harus berani melakukan pola pikirnya dulu. Yaitu berani menjadi kaya dan mampu menguasai ekonomi Indonesia saat ini. Umat Islam harus berani merubah takdir, sejak awal sudah harus menanamkan dalam pola pikirnya. Tambahnya

Pengembangan pertanian harus dilakukan secara terencana, dan berfikir jauh kedepan. Para pengusaha pertanian ini harus diperbanyak, tidak hanya petaninya saja. Para petani harus berfikir juga menjadi pengusaha. Dan para pengusaha ini harus menyiapkan diri untuk bisa bersaing dengan pengusaha pengusaha dari non muslim. Jika pengusaha muslim kuat, maka kondisi umat Islam akan jauh lebih baik.

STII saat ini sedang melaksanakan Muktamar V di Pesantren Darul Fallah, Bogor tanggal 23-24 November 2019. Menurut ketua panitia, Nu’man Iskandar, lokasi tersebut dipilih karena pesantren tersebut memberikan spirit tersendiri bagi STII. Pendiri pesantren pertanian Darul Fallah, KH. Sholeh Iskandar adalah pernah memimpin STII sebagai ketua Pengurus Besar setelah generasi Mr. Sardjan, ketua PB STII pertama.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.