Tue. Oct 27th, 2020

Warta5.com

cerdas mewartakan

Facebook Dituduh Lakukan Diskriminasi pada Pekerja Kulit Hitam

2 min read

CEO Facebook Mark Zuckerberg Foto: Drew Angerer (Getty Images)

[ A+ ] /[ A- ]

WASHINGTON – Facebook menghadapi tuduhan baru telah melakukan diskriminasi rasial terhadap seorang manajer Afrika-Amerika dan dua pelamar pekerjaan kulit hitam yang kualifikasinya dilaporkan melebihi persyaratan tetapi tetap ditolak bekerja di Facebook.

Washington Post, Kamis (2/7/2020) memberitakan, Oscar Veneszee Jr., seorang manajer program operasi, mengajukan pengaduan ke Equal Employment Opportunity Commission (EEOC), agen federal yang memberlakukan undang-undang hak-hak sipil terhadap diskriminasi di tempat kerja. Ia menuduh ada pola bias terhadap karyawan dan pelamar kerja berkulit hitam.

Praktik Facebook dalam merekrut karyawan hanya menerima orang-orang yang dianggap cocok dengan “budaya” perusahaan. Hal itu mendiskriminasi orang kulit hitam. (Facebook memiliki puluhan ribu pekerja, tapi hanya kurang 4% yang berkulit hitam.)

Keluhan tersebut juga menegaskan, dugaan anti kulit hitam di Facebook juga tercermin dalam penggajian dan promosi staf saat ini.

Veneszee, seorang veteran Angkatan Laut 23 tahun, mengatakan kepada Post bahwa ketika dia bergabung dengan Facebook, dia sadar bahwa dia harus membayar “pajak kulit hitam,” merujuk pada harapan bahwa dia perlu bekerja lebih keras daripada yang lain karena pengawasan yang ketat terhadap penampilannya.

“Aku tahu itu baju zirah yang harus kupakai,” katanya.

EEOC menerima pengaduan yang diajukan dalam waktu 45 hari sejak dugaan diskriminasi. Mereka memiliki 180 hari untuk melakukan penyelidikan. Ketika suatu tekad tercapai, pelapor dapat meminta pemeriksaan di hadapan hakim atau hanya meminta EEOC untuk mengeluarkan keputusannya.

“Kami percaya adalah penting untuk menyediakan semua karyawan dengan lingkungan kerja yang terhormat dan aman. Kami menanggapi tuduhan diskriminasi dengan serius dan menyelidiki setiap kasus, ”kata juru bicara Facebook.

Menurut Gizmodo, Jumat (3/7/2020), Facebook telah lama menghadapi tuduhan bahwa komitmen eksekutifnya terhadap keragaman hanyalah omong kosong belaka. Seorang mantan karyawan kulit hitam, Mark Luckie, menulis pada tahun 2018 bahwa beberapa rekan kerja Black telah melaporkan didatangi oleh keamanan perusahaan dan bahwa para manajer telah mencegah mereka untuk bergabung dengan forum-forum internal orang kuli hitam atau melakukan hal-hal yang sesuai dengan budaya mereka.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.