Wabah Demam Lassa Berjangkit di Nigeria

LAGOS – Sedikitnya tujuh orang dikarantina di Negara Bagian Katsina, Nigeria, setelah dinyatakan positif mengidap penyakit demam Lassa.

Shamsuddeen Yahaya, Direktur Kesehatan Masyarakat Negara Nigeria menyatakan sudah satu orang meninggal karena demam Lassa di negara bagian tersebut.

Para pasien yang dirawat lainnya dinyatakan dalam kondisi stabil. Sekitar 18 orang lainnya yang dites dinyatakan negatif terkena demam lassa.

Yahaya mengungkapkan, wabah demam ini ditransmisi dari orang ke orang setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Seperti dilaporkan Xinhua, demam Lassa merupakan penyakit virus akut dan berakibat fatal, terutama terjadi di Afrika Barat.

Menurut data Nigeria Center for Disease Control, wabah demam lassa, sejak Pebruari 2016 hingga sekarang sudah ditemukan 268 kasus dan menyebabkan 138 kematian di Nigeria.

Demam ini ditemukan di Kota Lassa, Nigeria, tahun 1969, karena itu wabah ini disebut Demam Lassa.

Agar Anak Tani Mengenyam Perguruan Tinggi

PADANG –Idealnya, tiap anak di Indonesia bisa mengenyam bangku sekolah minimal hingga tingkat SMA karena itulah hak mereka. Namun, faktanya angka putus sekolah di Indonesia masih sangat tinggi hingga saat ini. Kemiskinan menjadi faktor penyebab salah satunya. Dan faktanya, sebagian besar penduduk miskin di desa bekerja di sektor pertanian.

Banyak anak-anak petani Indonesia gagal melanjutkan sekolah ke SMA atau perguruan tinggi. Oleh karena itu Dompet Dhuafa, melalui program-program pemberdayaan dan pendidikan selalu berupaya untuk menuntaskan masalah ini. Salah satunya melalu Program Beasiswa Anak Tani (BAT).

Program BAT diluncurkan sejak tahun 2014, bertujuan mendorong anak-anak kelas 3 SMA yang berasal dari anak petani (peternak, nelayan) atau buruh tani yang kurang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan melalui pemenuhan kebutuhan finansial dan pendampingan belajar. Tahun ini diberikan untuk siswa-siswi kelas 3 SMA Sederajat di Kota Padang, dimana proses penerimaan dan pembinaan Penerima Manfaat BAT diselenggarakan oleh Penerima manfaat Beastudi Etos Padang.

“Penerima manfaat program ini adalah anak-anak petani  yang sedang duduk di kelas 3 SMA. Untuk kota Padang saat ini sebanyak 23 anak dipilih sebagai Penerima Manfaat BAT. Beasiswa ini diharapkan dapat membantu para siswa dalam mendukung proses belajar ketika semester terakhir mereka di bangku sekolah hingga menuntun mereka sampai ke Perguruan Tinggi.” Tutur ketua panitia BAT kota Padang, Khairul Anami pada Kamis (14/4/2016).

Para siswa penerima manfaat BAT nantinya akan diberikan motivasi untuk terus semangat dalam mengukir prestasi yang baik di sekolah agar selanjutnya mereka dapat meraih jenjang pendidikan perguruan tinggi melalui jalur bidik misi ataupun beasiswa lainnya.

“Untuk penerima manfaat BAT ini mereka diberikan berbagai fasilitas beasiswa seperti biaya SPP selama tiga bulan, biaya seleksi masuk universitas, buku belajar, program pembinaan karakter dan bimbingan belajar masuk perguruan tinggi,” ucap salah satu panitia, Fhadila.

Saat ini penerima manfaat BAT kota Padang mengikuti proses pendampingan belajar menuju ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) selama tiga hari setiap minggunya, hari Senin, Rabu dan Sabtu di kampus Universitas Andalas. Selain itu, pertemuan-pertemuan berupa materi motivasi juga diberikan secara berkala kepada penerima manfaat BAT. Ketua Panitia, Khairul Anami menuturkan, BAT merupakan solusi untuk mengatasi permasalah kesejahteraan dan pendidikan keluarga petani. Beasiswa ini, memberikan akses kemudahan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Melalui program pembinaan yang disusun oleh Dompet Dhuafa kepada kita (panitia), ditargetkan semua penerima manfaat BAT kota padang lulus di Perguruan Tinggi,” harap Khairul. -rul/nisa

Enam Enterpreneur Muda Indonesia Lolos Kompetisi “Young Social Entrepreneurs 2016”

JAKARTA – Enam tim wirausahawan sosial muda asal Indonesia dari total 16 tim berbagai negara lolos maju ke babak final kompetisi wirausahawan muda “Young Social Entrepreneurs (YSE) 2016”.

Kompetisi bisnis berskala internasional ini diselenggarakan Singapore International Foundation menyeleksi 16 tim dengan nilai teratas dari total 50 tim yang mendaftar (118 orang peserta) dan dari 15 negara berdasarkan keterangan pers yang diterima Antara, Kamis.

Para partisipan akan menjalani program inkubasi selama 8 bulan yang terdiri atas lokakarya, bimbingan intensif dengan konsultan bisnis terkemuka, penasihat profesional, dan kunjungan studi luar negeri sebelum puncak acara di Singapura.

Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi pada puncak acara selanjutnya berkesempatan untuk mendapatkan sponsor pendanaan untuk pengembangan kewirausahaan mereka pada bulan Oktober tahun ini.

HALAMAN BERIKUT : Berikut 6 Enterpreneur Muda Indonesia yang Lolos YSE 2016

Murid SD Belajar Kurban

SIJUNJUNG (KBK) – Kepala Sekolah SD IT Kautsar Ilmi, Kab. Sijunjung, Bambang Irawan, S.Pd, tak ingin anak muridnya hanya disuguhi pendidikan formal saja.  Ia memandang perlu menanamkan pola pendidikan islami bagi anak, dengan mengenalkan beragam konsep ibadah bagi anak.

Salah satunya ibadah kurban, yang merupakan momen ibadah yang sakral dilaksanakan umat muslim setiap tahunnya. Sebagai metode pembelajaran dini bagaimana hakikat indahnya berbagi dalam agenda kurban, Bambang bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Singgalang sepakati pengadaan tabungan kurban bagi anak muridnya.

“Berkurban adalah salah satu bentuk ibadah yang sarat nilai bagi anak. disana anak-anak bisa belajar bagaimana ia menyisihkan sebagian harta yang dimilikinya untuk bisa dinikmati bersama. Dengan adanya tabungan kurban mereka belajar bagaimana bersabar mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dengan menabung, belajar mengikhlaskan tabungan ini nantinya untuk dibelikan hewan ternak yang nantinya disemblih dan dibagikan untuk sesama,” tutur Bambang seusai penandatanganan MoU kerjasama pengadaan tabungan kurban didampingi tim Dompet Dhuafa Singgalang yang diwakili oleh Fera Marleni pada Rabu (13/4/2016).

Tabungan kurban yang disuguhi bagi anak dikemas berupa celengan dengan desain secara apik dan menarik bagi anak. Sebanyak 50 celengan diserahkan langsung kepada Bambang seusai penandatanganan MoU kerjasama.

Pada prakteknya nanti, celengan ini akan dibagikan bagi anak untuk dibawa pulang. Anak-anak bebas menabung berapapun nominal yang ingin ia simpan di celengan. Setiap bulannya, tabungan yang terkumpul nantinya dihitung dan disimpan di kas Dompet Dhuafa Singgalang. Saat nilai tabungan kurban mencukupi menjelang hari raya Idul Adha, tabungan akan dibelikan dalam bentuk hewan kurban yang penerima manfaat dagingnya telah dipersiapkan dan direkomendasikan oleh pihak sekolah. -nisa

Banjir Sumedang 139 Jiwa dan 35 KK Diungsikan

BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mencatat ada 139 jiwa dari 35 keluarga korban banjir bandang di Kecamatan Cimanggung, mengungsi di beberapa lokasi pengungsian.

“Ada 139 jiwa, mereka mengungsi karena rumahnya diterjang banjir,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi kepada wartawan, Kamis (14/4/2016).

Ia menuturkan bencana banjir bandang itu melanda Dusun Gunung Tanjung, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Selasa (12/4) malam.

Banjir tersebut merusak rumah warga, bahkan ada yang sampai ambruk terseret arus air. “Mereka kini kita ungsikan dulu sampai kondisinya aman,” katanya.

Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Desa Sindang Pakuon, Agus Wija mengatakan, ada enam rumah dari 14 rumah warga yang ambruk lalu terbawa arus banjir. – Antara

Jepang Digoyang Gempa, 2 Tewas Ratusan Terluka

UEKI – Gempang 6,4 Skala Richter (SR) menggoyang Kota Ueki, Jepang. Dilaporkan dua orang tewas dan 19 rumah ambruk, Kamis malam (14/4/2016).

Diberitakan CNN, beberapa orang yang belum diketahui jumlahnya masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan Kamis malam, ungkap Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga.

Sejumlah kebakaran juga terjadi di kota di Mashiki itu, lembaga penyiaran Jepang NHK mengatakan.

Dua orang dilaporkan tewas di Mashiki, Kantor Manajemen Bencana Perfektur Kumamoto mengatakan. Satu orang tewas di bangunan yang runtuh, dan seorang lainnya tewas dalam sebuah kebakaran yang dipicu gempa.

Badan Kepolisian Nasional mengatakan ada 12 orang yang terluka.